PROFIL UMUM

Sejarah Desa Pejagan

Desa Pejagan menurut dari beberapa sumber penduduk asli desa pejagan berasal dari kata pajege’en (Tempat menjaga) dan ada pula yang mengatakan pajegelen (Tempat Memotong), Secara historisasi sejarah desa pejagan tidak dapat dipastikan keberadaannya, menurut keterangan dari mantan-mantan kades bahwa desa pejagan sudah ada sejak zaman penjajahan sehingga kami belum dapat memastikan kapan yang sebanarnya desa ini ada sebab tidak ada bukti yang kongkrit terhadap kapan desa ini terbentuk, namun pada tahun 2006 menjadi wilayah kecamatan jambesari darus sholah setelah dilakukan pemekaran antara kecamatan grujugan dan kecematan tamanan.

Pada awalnya Desa Pejagan termasuk wilayah Kecamatan grujugan Kabupaten Bondowoso. Karena adanya program pemerintah, perluasan kecamatan maka pada tahu 2006 Desa Pejagan masuk dalam wilayah Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso

VISI DESA

       Visi Desa Pejagan disusun berdasarkan diskusi dan kesepakatan dengan segenap warga Sumber Anyar atau tokoh-tokoh masyarakat sebagai representasi dari warga masyarakat Sumber Anyar. Visi Desa Pejagan disusun berdasarkan tugas dan kewengan yang di emban dan didasarkan potensi, permasalahan maupun hambatan yang ada di desa dan masyarakatnya, yang ada pada saat ini maupun ke depan, dimana Visi tersebut adalah :

      “Menjadikan Desa Pejagan yang Aman, Sejahtera, Beriman, Berdaya, Bermartabat, dengan menggunakan konsep Pembangunan Partisipatif berbasis pada sektor Unggulan”

MISI DESA

Misi Desa Pejagan merupakan usaha dan landasan dasar untuk mencapai Visi Desa Pejagan. Misi merupakan penjabaran lebih operasional dari visi. Penjabaran dari visi ini diharapkan dapat mengikuti dan mengantisipasi setiap terjadinya perubahan lingkungan di masa yang akan datang dari usaha-usaha mencapai Visi Desa Pejagan.
Dalam meraih Visi Desa Pejagan seperti yang sudah dijabarkan di atas, dengan mempertimbangkan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal. Maka disusunlah Misi Desa Pejagan sebagai berikut :

  1. Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup

  2. Mewujudkan Kesejahteraan Sosial dan Kemasyarakatan

  3. Meningkatnya Pemberdayaan Masyarakat Desa

  4. Meningkatnya Akuntabilitas Penyelenggaraan Pemerintah Desa

Skip to toolbar