Harap Tunggu ....

Change Color

 

Harian Jember - Universitas Jember kembali menerjunkan mahasiswa KKN periode II tahun ajaran 2021/2022 untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Penerjunan ditandai dengan pelepasan pada Rabu 20/Juli/2022 di lapangan Universitas Jember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNEJ.

Program pengabdian masyarakat salah satunya dilaksanakan di Desa Pejagan, Jambesari DS, Bondowoso oleh Kelompok 280. Sementara itu, program kerja pertama yang dilaksanakan yaitu Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Jumat, 26 Juli 2022.

Kedua organ ini merupakan komponen penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Meski masalah kesehatan gigi dan mulut bisa menyerang berbagai usia, namun yang paling rentan adalah anak-anak usia Sekolah Dasar.

Berdasarkan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) pada tahun 2018, sebanyak 88,8% orang menderita karies gigi. Data menunjukkan prevelensi karies di Indonesia masih tinggi.

Di Indonesia, sebanyak 67,3% anak usia 5-9 tahun mengalami masalah gigi dan mulut. Secara khusus survei menunjukkan di Desa Pejagan masih ditemui siswa yang mengalami rampan karies, gigi berlubang, bahkan memiliki riwayat sakit gigi.

Rongga mulut yang terdiri dari gigi, lidah, gusi, dan sebagainya berperan penting untuk mengonsumsi makanan, menjaga kualitas hidup, dan menjaga produktivitas.

Jika tidak sehat, maka akan mengurangi nafsu makan sehingga pertumbuhan anak terhambat. Lebih lanjut lagi, konsumsi makanan yang kurang dapat menyebabkan terjadinya stunting.

Dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, kandungan gizi pun akan masuk secara sempurna sehingga dapat mencegah stunting. Kegiatan penyuluhan gigi dan mulut tersebut mendapat sambutan yang hangat serta dukungan dari pihak sekolah karena dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentinya menyikat gigi yang baik dan benar.

Hana Fathin dan Shafira Indriyani sebagai mahasiswa kedokteran gigi UNEJ serta penanggung jawab kegiatan penyuluhan gigi dan mulut memulai kegiatan tersebut dengan sesi perkenalan anggota kelompok KKN 280 pada siswa kelas 1-6 SD Negeri Pejagan.

Penyuluhan dilanjutkan dengan pemberian materi jenis-jenis gigi, bentuk gigi, penyebab gigi berlubang, cara menjaga kesehatan gigi, serta cara menyikat gigi yang baik dan benar. Selama pembahasan materi, pemateri menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Antusiasme siswa SD Pejagan sangat tinggi, hal tersebut terlihat dari keaktifan mereka pada sesi tanya jawab ketika pemateri melempar pertanyaan. Guna menambah semangat serta menilai pemahaman terhadap materi yang telah dipaparkan, diadakan permainan untuk mengukur seberapa paham mereka dengan materi yang telah disampaikan.

Permainan ini menggunakan media booklet. Para siswa yang telah menerima materi diminta untuk menempel jenis-jenis makanan mana yang merusak gigi dan juga jenis makanan mana yang sehat untuk gigi.

Kemudian siswa diminta untuk maju dan menunjukkan hasilnya. Permainan tersebut menunjukkan bahwa para siswa telah mampu memahami materi yang telah disampaikan oleh pemateri.

Akhir dari kegiatan, pemenang dari permainan diapresisasi dengan memberikan hadiah berupa peralatan sikat gigi. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung penerapan perawatan gigi dan mulut kepada para siswa.***

 

Ada pertanyaan silahkan hubungi kami

Hubungi Kami di (0000) 000 000